Warga Desa Kaireu Halsel Dihebohkan Pememuan Mayat Sosok Pria
Temuan mayat sosok pria di Desa Kaireu | Dok. istimewa
Sofifipost, Halsel | Warga Desa Kaireu, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tak jauh dari pemukiman warga pada Selada sekitar pukul 08.00 WIT.
Korban diketahui bernama Lasamadi (52), yang merupakan warga Desa Kaireu, korban ditemukan tergeletak di bawah semak-semak tak jauh dari rumah korban.
Berdasarkan keterangan warga dan Pemerintah Desa, korban diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi jasad saat ditemukan. Namun, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian.
Kepala Desa Kaireu, M Abubakar Mayau menjelaskan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Rusdi. Saat itu, Rusdi mendatangi rumah korban dengan maksud meminjam sepeda motor. Namun, setelah tiba di rumah korban, saksi berulang kali memanggil namun tidak mendapatkan jawaban.
“Karena tidak mendapat respons, saksi kemudian berinisiatif menuju pintu belakang rumah korban. Saat berjalan menyusuri sisi samping rumah, saksi melihat sesosok tubuh tergeletak di bawah semak-semak,” ujarnya, Senin (19/01/2026).
Ia menjelaskan, jarak penemuan sekitar lima meter dari rumah korban. Temuan tersebut kemudian memanggil warga sekitar untuk bersama-sama mengecek kondisi korban. Setelah warga berdatangan, diketahui bahwa korban telah meninggal dunia.
“Warga mulai berdatangan dan memeriksa korban dan menemukan sudah meninggal dunia, warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada pemerintah desa. Kami pun langsung menindaklanjuti dengan menghubungi pihak kepolisian,” ungkapnya.
Selanjutnya, Pemdes telah mengamankan lokasi penemuan mayat sambil menunggu kedatangan aparat kepolisian. Langkah ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga lokasi tetap steril.
“Kami himbau warga tidak mendekati lokasi penemuan hingga pihak kepolisian tiba untuk melakukan olah TKP, karena situasi di sekitar lokasi sempat dipadati warga,” pungkasnya. **





Tinggalkan Balasan