SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Jumat, 15 Mei 2026

Bikin Bangga, Siswi SMAN 1 Kendari Asal Maluku Utara Siap Tampil di Simulasi Sidang PBB Internasional

Sofifi Post Redaksi

Fasya Indira Kirsya Aurelia, siswi kelas XII A1 SMAN 1 Kendari dan ayahnya Fasrudin Hafi | Dok. istimewa

Sofifipost, Malut | Fasya Indira Kirsya Aurelia dan Bima Sutaprawira, siswa Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari, siap mengibarkan benderah merah putih di kanca kancah internasional.

Keduanya terpilih sebagai perwakilan Indonesia dalam Asia Youth Internasional Model United Nations (AYIMUN) 2025 yang akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 21 – 25 November mendatang.

Ajang AYIMUN merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mempertemukan ratusan delegasi muda dari berbagai negara. Di forum itu, Fasya dan Bima akan berperan layaknya diplomat, membahas dan berdebat mengenai isu-isu global yang krusial.

Fasya mendapat peran sebagai delegasi Kanada di Dewan UNHCR atau United Nations Human Rights Countil, ia akan membawa pandangan Kanada yang secara tegas menolak hukuman mati. Sementara Bima mendapat tugas mewakili Vietnam dengan topik yang sangat sensitif: kelayakan penerapan hukuman mati. Ia harus membuat position paper yang memuat pandangan resmi Vietnam.

Fasya Indira Kirsya Aurelia, siswi kelas XII A1, asal Maluku Utara yang menempuh pendidikan di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara ini bukan orang baru di dunia kompetisi akademik, sejak duduk di bangku SMP ia sudah aktif di kegiatan debat berkat didikan ibunya, Wa Ode Saktila yang berlatar belakang lulusan Psikolog Untag Taruma Negara 45 Surabaya.

Proses seleksi yang dilalui cukup ketat, meliputi pengisian identitas, penulisan motivation letter dan esai. Dari hasil proses seleksi tersebut hanya sedikit yang lolos, dari Sulawesi Tenggara hanya Fasya dan Bima. Ajang mengasa kemapuan berbicara di depan umum dan memperluas wawasan diplomat global ini menjadi ketekunan dan dedikasi Fasya dalam mempelajari kompetisi debat.

Keberhasilan Fasya tidak hanya menjadi bukti kemampuan luar biasa dalam dunia kompetesi akademik, tetapi juga memperkuat posisi SMAN 1 Kendari yang melahirkan siswi berkualitas di kanca internasional.

Fasrudin Hafi, ayah Fasya Indira Kirsya Aurelia mengaku bangga atas prestasi yang diraih putri tercintanya terpilih sebagai perwakilan Indonesia dalam Asia Youth Internasional Model United Nations (AYIMUN) 2025.

“Tentunya sebagai orang tua kami sangat bangga dan selalu mengsuport, mendukung anak kami menjadi siswi yang berguna untuk bangsa dan negara, sebagai seorang ayah, saya akan memeberikan apapun kepada Fasya untuk kepentingan pendidikan, setelah lulus Fasya akan menepuh pendidikan kedokteran di Universitas Indonesia kemudian akan lanjut di Harvard University di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup