SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Selasa, 21 April 2026

Bupati Sashabila Pastikan Pengelolaan SPAM IKK Ratahaya Lebih Maksimal 

Sofifi Post Redaksi

Penandatanganan dan serah terima naskah perjanjian hibah barang milik negara | Dok. istimewa

Sofifipost, Taliabu | Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat ditandai dengan beralihnya status kepemilikan aset infrastruktur air minum melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Perjanjian Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Penandatanganan yang dilakukan langsung oleh Bupati Sashabila Widya L. Mus, bersama perwakilan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara, ini merupakan hasil paket pekerjaan pembangunan SPAM IKK Ratahaya Bobong tahun 2015.

Bupati Sashabila melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Darmanto, mengatakan dengan beralihnya status aset ini menjadi milik daerah, Pemkab Taliabu kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pengelolaan yang lebih optimal.

“Selama ini mungkin ada kendala dalam pemeliharaan karena status aset yang belum sepenuhnya milik daerah. Namun dengan hibah ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan SPAM IKK Ratahaya agar lebih maksimal, efisien, dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di ibu kota kabupaten,” ujarnya, Rabu (21/01/2026).

Ia menyebut bahwa fokus utama ke depan adalah memastikan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.

Tidak hanya sekadar serah terima aset, dalam kesempatan tersebut, Darmanto mengungkapkan, Bupati Sashabila juga melakukan langkah strategis dengan menyinkronkan program kerja Bidang Cipta Karya untuk Tahun Anggaran (TA) 2027.

Darmanto bilang, koordinasi yang dilakukan bersama Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha BPBPK Maluku Utara, Widya Eka Putri, bertujuan agar usulan pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Pulau Taliabu selaras dengan kebijakan pusat.

“Kita tidak boleh berhenti di serah terima saja. Kita harus menatap ke depan. Oleh karena itu, sinkronisasi program untuk tahun 2027 sudah kita bicarakan dari sekarang, terutama untuk memperkuat infrastruktur dasar di seluruh wilayah Taliabu,” jelasnya.

Pemerintah berharap langkah ini dapat menjadi solusi permanen atas kebutuhan air bersih di wilayah Bobong dan sekitarnya.

“Sekaligus menjadi bukti keseriusan Bupati Sashabila dan Wabup La Ode Yasir dalam menata infrastruktur daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” tandasnya. (Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup