SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Sabtu, 12 September 2026

Terima Hibah 1 Unit Mobil Damkar, Sekda Haltim: Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Risiko Kebakaran

Sofifi Post Redaksi

Penandatanganan Naskah Hibah BAST antara Kemendagri dan Pemkab Halmahera Timur yang diwakili Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat | Dok. istimewa

Sofifipost, Maba | Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara resmi menerima hibah satu unit mobil pemadam kebakaran berteknologi modern dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Kemendagri dan Pemkab Halmahera Timur. Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat di Jakarta, Senin (24/8/20216).

Dalam kesempatan itu, Ricky menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat layanan pemadam kebakaran di daerah Halmahera Timur.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada daerah, kami menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri. Kendaraan ini nantinya harus dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Halmahera Timur,” ungkapnya.

Mobil pemadam kebakaran yang dihibahkan memiliki kapasitas besar dan dilengkapi teknologi modern. Kendaraan buatan Korea Selatan itu diharapkan mampu memperkuat kapasitas Pemkab Halmahera Timur dalam memberikan pelayanan penanggulangan kebakaran maupun penanganan keadaan darurat.

Hibah ini merupakan bagian dari program Kemendagri tahun 2026 yang menyalurkan lima unit mobil pemadam kebakaran buatan Korea Selatan kepada lima kabupaten/kota di Indonesia. Halmahera Timur menjadi salah satu daerah yang menerima bantuan tersebut.

Ricky menyebut bahwa tambahan armada ini akan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan, sekaligus mempercepat respons pemerintah dalam menghadapi berbagai kejadian darurat.

“Rencananya stau unit mobil pemadam kebakaran ini akan diserahkan secara fisik kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur pada November 2026,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran armada baru ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran yang kian meningkat di berbagai wilayah Indonesia.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat upaya mitigasi kebakaran melalui kesiapan sumber daya manusia, sistem operasional, serta pemanfaatan kendaraan secara optimal dan tepat sasaran demi memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup