SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Rabu, 29 Juli 2026

[Puisi] Duka Jurnalis

Diantara riak yang membawa pesan, angin laut yang mengabarkan duka yang mendalam. Sebuah nama yang tak lagi bersuara, terbawa arus dalam sunyi yang tak menjawab.

Kau sahabat sepena, menulis kisah dunia dengan nurani, mengejar berita, menyiapkan fakta, hingga akhirnya kau sendiri menjdi kabar pilu.

Ledakan itu bukan sekedar suara, tapi retakan dihati kami semua. Diatas ombak yang kau arungi, tersimpan harapan yang kini sunyi.

Takdir menulis cerita lain untukmu, bukan lagi berita yang kau susun rapi. Melainkan kenangan yang kami jaga, dalam tinta air mata dan doa yang tak henti.

Kawan, dimanapun kau kini berada, ombak tak akan meluapkan jejakmu. Kami akan terus kabarkan kebenaran, seperti yang engkau lakukan dengan sepenuh jiwa.

Selamat jalan pena yang tak padam, semoga lautan membisik lembut namamu, dan Tuhan menyambutmu dalam damai-Nya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup