Hadiri Wisuda Selantang, Wabup Halsel Dorong Lansia Terus Produktif
Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin hadiri Wisuda Sekolah Lansia Tangguh | Dok. istimewa
Sofifipost, Halsel | Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) merupakan program yang mampu menginspirasi para generasi muda dan berkontribusi dalam pembangunan.
Program ini menjadi wadah pembelajaran dan pemberdayaan agar lansia tetap aktif, produktif, serta sejahtera di usia lanjut.
Sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, melalui DP3AKB Halsel menggelar Wisuda Sekolah Lansia Angkatan ke 2 Tahun 2025 bagi 70 peserta dari 4 Desa di Halmahera Selatan, bertempat di Aula Kantor Bupati Halsel, Kamis (15/1/2026).
Para peserta wisuda berasal dari empat sekolah Lansia, yakni BKL Marimoy Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur, BKL Nanga Gogaho Desa Kaireu Kecamatan Bacan Timur, BKL Pasir Putih Desa Babang Kecamatan Bacan Timur, dan BKL Tawa Desa Tawa Kecamatan Bacan Timur Tengah.
Acara wisuda Lansia ini dihadiri Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, ketua TP-PKK Rifa’at Al Sa’adah, Kepala P3AKB Karima Nasarudin, Forkopimda dan pimpinan OPD.
Ketua TP PKK Rifa’at Al Sa’adah dalam sambutannya menilai, wisuda Lansia yang kedua ini merupakan peningkatan yang luar biasa. Menurutnya, Lansia adalah kekuatan tingkat utama kehidupan. Olehnya itu, pihaknya memberikan apresiasi yang sebesar- besarnya.
“Berbahagialah, orang tua kita masih dalam keadaan sehat dan dapat melakanakan kegiatan yang luar biasa, mengisis waktu dihari tua,” ujarnya.
Sementara itu, Wabup Halsel, Helmi Umar Muchsin dalam sambutannya mengatakan, hadirnya Sekolah Lansia Tangguh merupakan salah satu wujud nyata upaya tersebut.
Helmi menjelaskan, sekolah Lansia adalah bentuk pendidikan nonformal sepanjang hayat yang dirancang khusus bagi para lanjut usia, guna meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, serta keterampilan, baik bagi Lansia maupun keluarganya, agar mampu menjalani masa tua dengan lebih mermakna dan berkualitas.
Melalui sekolah Lansia ini, kata Helmi, para peserta dibekali pemahaman tentang konsep Lansia tangguh yang mencakup tujuh dimensi penting yaitu spiritual, fisik, emosional, intelektual, protokol dan sosial, serta profesional-vokasional, kepedulian terhadap lingkungan.
“Semua ini menjadi bekal berharga agar para Lansia tetap aktif, mandiri dan percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari, dengan adanya Sekolah Lansia Tangguh, saya optimis para Lansia di Halmahera Selatan akan semakin teredukasi, memiliki wawasan yang luas, serta keterampilan yang baik untuk mengambil pilihan-pilihan hidup yang lebih bijak dan sehat,” ungkapnya.
“Hal tersebut akan memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan harapan hidup, mendorong mengoptimalkan kesejahteraan, produktivitas, serta menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga dan masyarakat, bapak dan ibu telah membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar, tumbuh, dan berkarya,” pungkasnya. **





Tinggalkan Balasan