Gelontarkan Puluhan Miliar Bangun Jalan di Makayoa dan Obi: Bukti Nyata Komitmen Bassam-Helmi
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin | Dok. istimewa
Sofifipost, Halsel | Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin (Bassam-Helmi) gelontarkan anggaran puluhan miliar untuk menetapkan wilayah Makian Kayoa (Makayoa) dan Obi sebagai prioritas utama pembangunan infrastruktur di tahun 2026.
Hal ini membuktikan janji pembangunan infrastruktur bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang bermanfaat bagi warga, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan aksesibilitas.
Langkah strategis ini dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR, yang telah menyiapkan sejumlah proyek pembangunan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di dua wilayah tersebut.
Kepala Dinas PUPR Halsel, Muhammad Idham Pora, menegasakan komitmennya untuk menyukseskan program pembangunan yang telah dirancang oleh pasangan Bassam-Helmi.
“Tahun ini, fokus kami adalah membangun infrastruktur di wilayah Makayoa dan Obi. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ujarnya Jumat (23/1/2026).
Idham bilang, pembangunan infrastruktur ini tidak hanya bertujuan memperbaiki aksesibilitas, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan infrastruktur yang memadai, distribusi barang dan jasa akan lebih lancar, mobilitas masyarakat meningkat, dan potensi ekonomi lokal bisa lebih dikembangkan,” ucapannya
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bassam-Helmi yang menekankan pentingnya pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah Halmahera Selatan.
“Dengan dimulainya proyek-proyek ini, masyarakat Makayoa dan Obi diharapkan dapat segera merasakan dampak positif dari pembangunan, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun kualitas hidup,” pungkasnya.
Berikut daftar peroyek infratruktur jalan dan talud penahan tebing tahun 2026 diantaranya;
- Peningkatan jalan ke lapen ruas jalan dalam kota Makian Barat – Rp 4,9 miliar.
- Peningkatan jalan ke hotmix di ruas jalan dalam kota Guruapin Kayoa – Rp 16 miliar.
- Pembangunan jalan baru ke sirtu di ruas jalan Madapolo Timur, Obi Utara – Rp 1,4 miliar.
- Peningkatan jalan ke lapen di ruas jalan Ibukota Jikohai, Obi Barat – Rp 2,87 miliar.
- Peningkatan jalan ke lapen di Ibukota Sum, Obi Timur – Rp 3,85 miliar.
- Peningkatan jalan ke lapen di Desa Anggai, Obi – Rp 2,5 miliar.
- Peningkatan jalan ke lapen di ruas jalan Jojame-Waringi, Obi Utara – Rp 2,85 miliar.
- Pembangunan talud penahan tebing di Desa Bokimiake, Kayoa Barat – Rp 400 juta.
- Pembangunan talud penahan tebing di Desa Hatejawa, Kayoa Barat – Rp 400 juta.
- Pembangunan talud penahan tebing di Desa Mataketen, Makian Barat – Rp 400 juta.
- Pembangunan talud penahan tebing di Desa Talapao, Makian Barat – Rp 400 juta. **





Tinggalkan Balasan