SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Minggu, 13 September 2026

Langkah Nyata Cegah Stunting, Pemkab Haltim Salurkan Insentif kepada 1.189 Ibu Hamil

Sofifi Post Redaksi

Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Richfat menyerahkan secara simbolis penyaluran insentif | Dok. istimewa

Sofifipost, Maba | Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), menyalurkan insentif kepada 1.189 ibu hamil, ibu menyusui, serta bidan. Program ini sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Kegiatan penyaluran insentif ini dibuka Kepala DP2KBP3A Halmahera Timur, Ihwan dan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Richfat, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Dari total 1.189 sasaran program, sebanyak 99 orang di Kecamatan Maba Tengah menerima insentif pada tahap awal ini.

Ricky mengatakan insentif yang disalurkan sebagai bentuk intervensi Pemerintah Daerah untuk memastikan penerima memperoleh layanan kesehatan secara rutin.

Ia menyebut bahwa para penerima wajib memenuhi kriteria yang ditetapkan, termasuk terdaftar dalam program dan disiplin memeriksakan kesehatan di Puskesmas maupun Posyandu desa.

“Program ini bentuk perhatian pemerintah. Ibu hamil dan menyusui harus dapat layanan kesehatan rutin. Karena itu pemeriksaan wajib diikuti,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Haltim, serta mendukung Asta Cita Presiden RI dalam membangun SDM berkualitas.

Mantan Kepala Bappeda ini menekankan pentingnya sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat.

“Penanganan stunting tidak bisa dikerjakan satu OPD saja, harus ada sinergi dan semua program harus terintegrasi. Dengan begitu, dampaknya nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Ricky ini berharap insentif yang disalurkan ini dapat mendorong kesadaran ibu hamil dan menyusui memanfaatkan layanan kesehatan sejak dini.

“Kita cegah stunting mulai dari kandungan hingga anak tumbuh. Ini investasi untuk masa depan Halmahera Timur,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup