ANTAM Group melalui UBPN Maluku Utara Borong 3 Penghargaan EPSA 2026, Bukti Nyata Inovasi Lingkungan Berkelanjutan
PT ANTAM (Persero) Tbk. UBPN Maluku Utara Borong 3 Penghargaan ESPA 2026 | Dok. istimewa
Sofifipost, Semarang | Komitmen ANTAM Grup melalui PT ANTAM (Persero) Tbk. UBPN Maluku Utara dalam menghadirkan inovasi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan kembali mendapat pengakuan.
Dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2026, ANTAM UBPN Maluku Utara berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus melalui inovasi di bidang pengelolaan sampah, limbah B3, serta perlindungan ekosistem.
Ajang yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang berkomitmen menerapkan inovasi teknologi dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan lingkungan.
Tiga penghargaan yang diraih ANTAM UBPN Maluku Utara adalah Eco-Hazard Innovation Gold untuk inovasi SMART FLEET, Eco-Cycle Innovation Silver untuk ANTAM SIPS, serta Ecosystem Protection Silver untuk BEJO CORE.
Eco-Hazard Innovation Gold diraih melalui SMART FLEET (System Monitoring Armada Real Time untuk Efisiensi Maintenance dan Reduksi Limbah B3 Oli). Inovasi ini mengedepankan sistem monitoring armada secara real time yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan sekaligus mendukung upaya reduksi limbah B3 oli.
Sementara itu, ANTAM SIPS (Sistem Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Pemberdayaan Masyarakat) berhasil meraih Eco-Cycle Innovation Silver. Inovasi ini mengintegrasikan pengelolaan sampah plastik dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan ketiga, Ecosystem Protection Silver, diberikan melalui BEJO CORE (Comprehensive Ore Revegetation Ecosystem – Rekayasa Revegetasi Lahan Kritis dan Lereng Batu), sebuah inovasi yang berfokus pada upaya revegetasi lahan kritis dan lereng batu.
General Manager PT ANTAM Tbk UBPN Maluku Utara, Mahana Hendah Sunarno, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh insan ANTAM UBPN Maluku Utara dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif. Bagi kami, inovasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana inovasi tersebut mampu menjawab tantangan lingkungan, meningkatkan efisiensi, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem,” ujarnya.
Menurutnya, keberlanjutan merupakan bagian penting dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Karena itu, inovasi lingkungan perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan solusi yang konkret dan dapat memberikan nilai tambah dalam jangka panjang.
Terpisah, Kamrul Bakti Sitorus, Mining & Operation Support Senior Manager selaku yang mewakili perusahaan untuk menerima penghargaan mengatakan, pihaknya akan terus mendorong budaya inovasi di lingkungan kerja.
“Tiga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan terobosan baru, sekaligus memperkuat komitmen ANTAM dalam menjalankan kegiatan operasional yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.
Penganugerahan EPSA 2026 berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026 di The Suri Ballroom, Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menghadirkan unsur akademisi, pemerintah, serta penerima penghargaan dalam rangka mendorong pengembangan inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan.
Raihan tiga penghargaan tersebut memperkuat posisi inovasi lingkungan sebagai bagian penting dari upaya ANTAM UBPN Maluku Utara dalam menjalankan operasional pertambangan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Melalui pengembangan ANTAM SIPS, SMART FLEET, dan BEJO CORE, ANTAM UBPN Maluku Utara menunjukkan bahwa inovasi lingkungan dapat dikembangkan dari berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sampah plastik berbasis masyarakat, pengurangan limbah B3, hingga upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem.
Pengakuan melalui EPSA 2026 sekaligus menjadi dorongan bagi ANTAM UBPN Maluku Utara untuk terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam menciptakan praktik pertambangan yang semakin bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan. **





Tinggalkan Balasan