Seorang Pengemudi Mobil Rental Nyaris Dikeroyok di Bandara Ternate
Tangkapan layar vidio seorang pengemudi mobil rental nyaris dikeroyok | Dok. istimewa
Sofifipost, Ternate | Sejumlah pelaku usaha mobil rental di bandara Sultan Babullah, Kota Ternate, Maluku Utara, mengambil kebijakan larangan para pengantaran kendaraan mobil yang langsung masuk ke area bandara.
Kebijakan tersebut disebut-sebut sebagai peraturan resmi pihak bandara dan dinilai merugikan para sopir di luar dari rental bandara. Larangan ini memicu ketegangan antara sopir mobil rental terminal bandara dan salah satu sopir pengemudi mobil rental bernama Ajul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 16.20 WIT, saat Ajul hendak mengantarkan kendaraan pesanan tamu ke bandara. Adu mulut tak terhindarkan, bahkan Ajul mengaku sempat diserang dan hampir dikeroyok oleh oknum petugas bandara.
Kejadian bermula ketika Ajul mengantre untuk menyerahkan kendaraan sesuai permintaan tamu yang menginginkan mobil diterima langsung setibanya di bandara. Namun, kehadiran mereka dipersoalkan oleh pihak sopir pangkalan yang berada di dalam bandara.
Menurut keterangan Ajul, dirinya diminta untuk tidak lagi mengantarkan mobil rental ke area bandara, para sopir bandara menyampaikan bahwa berdasarkan peraturan yang berlaku, kendaraan rental di luar dari bandara tidak diperbolehkan untuk diantarkan atau mengantre di area bandara. Penyerahan kendaraan, kata mereka, hanya diperbolehkan di hotel tempat tamu menginap.
“Kami sudah menjelaskan bahwa ini permintaan langsung dari tamu dengan sistem lepas kunci. Tapi pihak bandara tetap menegaskan bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan dan harus mengikuti aturan yang ada,” ungkapnya, Rabu (4/2/2026).
Lebih lanjut, pihak sopir di dalam area bandara menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan yang terakhir kalinya diberi toleransi. Ke depan, tidak boleh lagi ada pengantaran maupun antrean mobil rental di area bandara. Mereka menyebut kebijakan itu sebagai aturan resmi dari pihak bandara dan tanpa pengecualian.
“Kalau memang ada aturan, seharusnya disosialisasikan secara resmi kepada seluruh pelaku usaha rental. Dengan begitu, kami bisa menyesuaikan sistem pelayanan kepada tamu,” tambah Ajul.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola bandara Sultan Babullah belum memberikan keterangan resmi terkait aturan larangan pengantaran mobil rental langsung ke area bandara. **





Tinggalkan Balasan