Wabup Helmi Dorong GSJA Perkuat Peran Perempuan di Halmahera Selatan
Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin membuka Jumpa Wanita GSJA se-Maluku Utara | Dok. Chezy
Sofifipost, Bacan | Jumpa wanita GSJA tidak hanya menjadi ruang pertemuan dan persekutuan, tetapi momentum memperkuat iman serta mendorong perempuan agar terus bertumbuh dalam kehidupan dan pelayanan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, saat membuka kegiatan Jumpa Wanita Gereja Sidang-sidang Jemat Allah (GSJA) se-Maluku Utara, bertempat di gedung Gereja GSJA Labuha, Kecamatan Bacan Barat, Senin (14/9/2026).
Kegiatan dengan mengusung tema “MAXIMIZE Hidup Sepenuhnya Potensi dalam Tuhan” ini berlangsung selama 3 hari dan dihadiri para wanita GSJA dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Wabup Helmi menilai, tema yang diangkat memiliki peran kuat tentang pentingnya setiap perempuan mengenali kemampuan yang dimiliki untuk mengembangkannya serta menggunakan secara maksimal sebagai bagian dari panggilan dalam kehidupan.
Ia mengajak kaum perempuan untuk terus mengembangkan potensi dalam diri, memperkuat kehidupan rohani, serta mengambil perasn strategis dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga, pendidikan anak, gereja serta kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, ia mendorong kaum perempuan untuk membangun pola pikir yang terus berkembang.
“Sikap tersebut sangat penting agar perempuan tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri serta mampu menghadapi perubahan dan tantangan zaman,” ungkapnya.
Helmi juga menyoroti sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Mulai dari kekerasan perempuan dan anak, pengaruh minum keras, budaya patriarki dan dampak negatif perkembangan teknologi.
Ia menyebut bahwa Pemkab Halmahera Selatan membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak, termasuk lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan SDA dan penyelesaian sejumlah persoalan sosial masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, karen itu kolaborasi dengan semua pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuhnya generasi yang lebih baik,” paparnya.
Helmi berharap, jumpa wanita GSJA se Maluku Utara ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi mampu mempererat persaudaraan, memperkuat iman serta melahirkan perempuan-perempuan yang menjadi teladan dan membawa dampak positif bagi keluarga, gereja dan masyarakat.
“Para peserta diharapkan mampu mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki untuk meberikan konstribusi bagi lingkungan masyarakat,” pungkasnya. **





Tinggalkan Balasan