SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Minggu, 31 Mei 2026

Wawali Tidore Tinjau Kondisi Pelabuhan Speedboat Sofifi Pasca Banjir

Wawali Tidore saat tinjau kondisi pelabuhan speedboat Sofifi pasca banjir | Dok. istimewa

Sofifipost, Tidore | Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen didampingi staf Dinas PUPR Tidore meninjau langsung kondisi pelabuhan speedboat Sofifi pasca banjir, Minggu (12/1/2025).

Usai meninjau lokasi, Muhammad Sinen mengatakan bahwa kondisi ini terjadi sudah cukup lama. Menurutnya, secara teknis pembangunan dermaga Sofifi dinilai kurang tepat karena dermaga ini dibangun posisinya tepat di mulut sungai.

“Mestinya pelabuhan atau dermaga harusnya dibangun jauh dari mulut sungai. Jika tidak, lama kelamaan dermaga akan tertimbun dengan tanah yang dibawa melalui banjir,” ujarnya.

“Lihat saja di sisi kanan dermaga semut Sofifi sekarang sudah tidak bisa digunakan lagi. Jika hal ini terus dibiarkan maka satu atau dua tahun kedepan, dermaga ini tidak bisa lagi digunakan,” sambungnya.

Dikatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan mencari solusi, salah satunya memindahkan muara sungai sekitar 20 meter ke sisi kanan dermaga agar tidak lagi mengganggu dermaga.

“Nanti jalur aliran air sungai akan digali untuk dibuat jalur baru supaya tidak lagi keluar langsung ke dermaga, pekerjaan ini akan dianggarkan di 2026,” ungkapnya.

Menanggapi persoalan ini, Wawali akan memanggil Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BPBD serta Dinas Perkimtan Kota Tidore Kepulauan untuk menindaklanjuti hal ini.

Tak hanya itu, untuk mengatasi sampah yang sering berserakan di dermaga akibat terbawa banjir sungai. Pemkot Tidore juga berencana membuat jaring sampah di muara sungai. Hal ini dimaksudkan agar sampah yang dibawa oleh banjir itu tertampung di jaring yang dipasang di mulut sungai.

“Dengan begitu sampah tidak bisa keluar lagi ke dermaga, jadi PUPR juga harus dianggarkan setiap tahun ada pengerukan di muara sungai agar dermaga tidak tertimbun,” ujarnya.

Wawali menyebut bahwa pengalihan muara sungai ini juga akan membawa dampak positif bagi perluasan terminal Sofifi.

“Pengalihan jalur aliran air sungai ini akan melewati lahan warga. Dinas Perkimtan akan saya perintahkan untuk turun mengukur lokasi lahan warga, supaya ada pembebasan lahan,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup