SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Minggu, 31 Mei 2026

DLH Malut Cuek, Aroma Busuk Tumpukan Sampah Resahkan Warga

Tumpukan sampah di TPS Desa Balbar yang resahkan warga | Dok. istimewa

Sofifipost, Tidore | Tumpukan sampah di Tempat Penitipan Sementara (TPS) Desa Balbar, Kecamatan Oba Utara, tepatnya di depan TK PAUD Negeri 23 sangat meresahkan warga.

Sampah itu terlihat dibiarkan menumpuk bahkan berserakan dan mengeluarkan aroma busuk sehingga sangat menganggu kenyamanan warga setempat.

Sampah tersebut merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara untuk dilakukan pembersihan. Hanya saja, hampir kurun waktu sepekan ini sampah tersebut dibiarkan begitu saja tanpa ada perhatian serius dari petugas pengangkut sampah.

Kepala Desa Balbar Kecamatan Oba Utara, Amir Abdullah, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan DLH Provinsi Maluku Utara maupun DLH Kota Tidore, namun sampai saat ini belum juga ditindaklanjutu.

“Sampah di TPS Balbar ini merupakan kewenangan Provinsi, kami dan DLH Kota Tidore sudah melakukan koordinasi, namun mereka belum juga menindaklanjuti,” ungkapnya, Jumat (24/1/2025).

Amir menyebut alasan petugas pengangkut sampah dari DLH Provinsi yang belum menindaklanjuti keluhan warga ini, dikarenakan mereka tidak memiliki bensin untuk mobil pengangkut sampah.

Hal ini tentu membuat Amir sangat geram, dan meminta agar Kepala DLH Provinsi Maluku Utara, untuk segera melakukan evaluasi kepada petugas pengangkut sampah yang ada di lapangan.

“Masa DLH Provinsi tidak punya anggaran untuk operasional pengangkut sampah, inikan alasan yang tidak rasional,” tukasnya.

Menurutnya, sebagai Pemerintah, DLH tentunya sudah punya rancangan progran untuk menuntaskan masalah persampahan di Sofifi, terutama mengenai biaya operasional, sehingga sangat tidak logis jika ada petugas yang selalu beralasan bahwa mereka tidak punya biaya untuk mengangkut sampah.

“Kalau mereka tidak punya anggaran, lantas kenapa dimasukan sebagai program. Bukankah setiap program itu tentu sudah ada anggarannya, kami harap dalam waktu dekat DLH Provinsi sudah bisa mengantisipasi akan hal ini, sebab soal persampahan ini sudah kami menyurat ke mereka seminggu lalu,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup