Bupati Sashabila Salurkan Bantuan ATENSI Rp509 Juta untuk Warga
Penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) | Dok. istimewa
Sofifipost, Taliabu | Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sashabila Widya L. Mus, menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp509.691.000 kepada 147 penerima manfaat dari kelompok anak, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas, Minggu (11/10/2026).
Penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Nipotowe Palu tersebut dirangkaikan dengan kegiatan khitanan massal bagi 60 anak. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sashabila menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Sentra Nipotowe Palu, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, pendamping sosial, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.
Menurut Sashabila, bantuan ATENSI bukan sekadar dukungan material, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan perlindungan sosial.
“Bantuan ini tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keberfungsian sosial, mendorong kemandirian, dan meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan berkelanjutan.
Selain penyaluran bantuan ATENSI, kegiatan tersebut juga menghadirkan pelayanan khitanan massal bagi 60 anak yang dilaksanakan di rumah sakit. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memberikan akses pelayanan kesehatan kepada anak-anak.
Sashabila berharap seluruh bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak sesuai kebutuhan prioritas keluarga, sehingga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup penerima manfaat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi penyaluran bantuan sosial. Masyarakat diminta melaporkan warga yang dinilai layak menerima bantuan tetapi belum terdata, maupun penerima bantuan yang diduga tidak memenuhi kriteria.
“Jika ada tetangga yang seharusnya layak mendapatkan bantuan, mohon dilaporkan kepada kepala desa agar dapat kami cek berdasarkan desilnya. Begitu juga jika ada penerima bantuan yang dinilai tidak sesuai, silakan dilaporkan kepada kepala desa dan tenaga sosial untuk diverifikasi bersama,” pesannya.
Berdasarkan keterangan dalam kegiatan tersebut, lebih dari 200 usulan calon penerima bantuan telah diajukan untuk menjalani proses verifikasi. Dari jumlah itu, sebanyak 147 orang dinyatakan lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan total anggaran mencapai Rp509.691.000.
Penyaluran bantuan ini menjadi langkah awal Sentra Nipotowe Palu dalam menjangkau penerima manfaat program ATENSI di Kabupaten Pulau Taliabu. Ke depan, penguatan kapasitas tenaga sosial dan validasi data penerima menjadi perhatian penting agar usulan bantuan berikutnya dapat disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan riil masyarakat.
Bupati Sashabila Widya L. Mus berharap kerja sama dengan Kementerian Sosial RI dapat terus berlanjut dan diperkuat. Dengan demikian, program perlindungan sosial tidak hanya berhenti pada kegiatan penyaluran bantuan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. **





Tinggalkan Balasan