SofifiPost.ID

Informasi Tanpa Batas

Jumat, 30 Oktober 2026

Bupati Ubaid Tekankan Reforma Agraria Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Sofifi Post Redaksi

Bupati Ubaid Yakub saat membuka rapat Integrasi Penataan Aset dan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) | Dok. istimewa

Sofifipost, Maba | Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Ubaid Yakub meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program Reforma Agraria agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka rapat Integrasi Penataan Aset dan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Halmahera Timur pada Kamis (15/10/2026).

Bupati Ubaid menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim GTRA serta kolaborasi lintas sektor yang selama ini terjalin dalam mendukung pelaksanaan program Reforma Agraria di daerah tersebut.

Ubaid mengungkapkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas GTRA merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen, keterlibatan aktif, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, terutama OPD yang tergabung dalam gugus tugas tersebut.

“Saya memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim dan kolaborasi lintas sektor yang selama ini telah terbangun dengan baik. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Halmahera Timur,” ujar Ubaid yang juga sebagai Ketua GTRA Kabupaten Halmahera Timur.

Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD yang tergabung dalam GTRA agar terus berperan aktif, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi dan kolaborasi dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

Ubaid menegaskan keberhasilan GTRA tidak cukup diukur dari terlaksananya rapat atau kegiatan administratif. Tetapi program tersebut harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Keberhasilan GTRA harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh pihak agar setiap program yang dirumuskan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi daerah,” imbuhnya.

“Manfaat tersebut antara lain: mendukung penataan penguasaan dan pemilikan tanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses terhadap sumber-sumber ekonomi produktif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Timur Ikin Sodikin,  menjelaskan rapat integrasi merupakan tahapan ketujuh dalam rangkaian pelaksanaan kegiatan GTRA. Rapat ini berfokus pada integrasi penataan aset dan akses sebagai bagian penting dalam menyelaraskan penataan aset pertanahan dengan pemberian akses kepada masyarakat.

Ia mengatakan penyelarasan tersebut diperlukan agar pelaksanaan program Reforma Agraria tidak hanya berorientasi pada penataan aset, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Ketua Pelaksana Harian GTRA ini berharap rapat integrasi dapat menghasilkan tiga keluaran utama diantaranya: Rekomendasi Aset, Rekomendasi Akses dan Kampung Reforma Agraria.

Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur berharap seluruh anggota GTRA dapat memperkuat koordinasi dan menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran. Dengan begitu, pelaksanaan Reforma Agraria di Halmahera Timur diharapkan berjalan secara terpadu dan berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan pengelolaan pertanahan yang lebih baik, memperluas kesempatan ekonomi masyarakat, dan mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Halmahera Timur. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup